Resep Kue Bikang Mawar (Cara Tradisional LENGKAP)

Resep Kue Bikang Mawar (Cara Tradisional LENGKAP)


Siapa bilang kalau membuat kue bikang mawar dirumah sangat sulit dan mustahil dilakukan untuk kalian yang baru belajar membuat kue? Caranya tidak sesulit yang kalian bayangkan kok. Yuk simak cara tradisional membuat bikang mawar yang akan asahidtehyung bagikan ini. Silahkan perhatikan baik-baik ya!

Bahan-bahan Kue Bikang Mawar:

  • 500 gr tepung beras
  • 175 gr tepung terigu
  • 50 gr tepung tapioka
  • 350 gr gula pasir
  • 1 sachset SKM putih
  • Pewarna makanan (disini aku menggunakan warna hijau dan merah)
  • 1200 ml santan.

Cara Membuat Kue Bikang Mawar:  

Langkah pertama, masukkan 500 gr tepung beras, 175 gr tepung terigu, 50 gr tepung tapioka, dan 350 gr gula pasir ke dalam wadah atau baskom. Aduk bahan tersebut hingga tercampur rata, kemudian sisihkan.

Langkah selanjutnya, masak 1200 ml santan hingga mendidih. Masak dengan api kecil sambil terus diaduk-aduk dengan tujuan agar santan tidak pecah. Jangan lupa untuk mematikan kompor setelah santan mendidih ya!

Setelah itu, tuangkan santan panas ke wadah atau baskom yang berisi campuran tepung yang tadi di sisihkan. Tuangkan santannya secara berkala, sedikit demi sedikit. Aduk menggunakan centong hingga adonan kalis. 
"Tuangkan santan sampai adonan kalis, jadi tidak usah dituangkan seluruhnya."
Diamkan adonan hingga dingin.

Setelah adonan sudah dingin, keplok-keplok (mengaduk adonan menggunakan tangan dengan posisi terbuka) selama 20 menit. Cara tradisional ini bertujuan agar kue bikang mawar berserat alami dan cantik. Sebelumnya, jangan lupa untuk mencuci tangan kalian agar tetap higienis ya .. hihi :D. 

Selanjutnya, masukkan sisa santan yang tadi belum digunakan dan susu kental manis putih ke adonan yang telah dikeplok-keplok. Aduk adonan menggunakan centong sampai benar-benar tercampur rata.

Kemudian berikutnya, saring adonan  menggunakan saringan untuk memastikan adonan benar-benar halus dan tidak bergerindil.

Lalu, bagi adoanan menjadi 2 bagian (karena disini aku menggunakan 2 pewarna makanan). Diamkan selama 1 jam.

Setelah 1 jam, beri pewarna makanan pada masing-masing adonan. Aduk sampai warna pada adonan tercampur rata .

Selanjutnya, panaskan cetakan kue lumpur dengan api besar selama 3 menit. Lalu, ubah menjadi api kecil. Tujuannya agar panas pada cetakan dapat merata.

Langkah selanjutnya, tuangkan adonan ke dalam cetakan kue lumpur sampai posisi penuh, Tanda kuenya siap diangkat adalah munculnya pori-pori pada permukaan kue.
"Setelah matang, jangan langsung cungkil atau keluarkan kuenya dari cetakan. Sebelum dikeluarkan dari cetakan, kue yang masih melekat dicetakan harus didinginkan dilap basah dan rendaman air selama 5 menit. Tujuannya agar kue mudah dikeluarkan dari cetakannya, karena jika dalam keadaan panas akan sulit dikeluarkan."
Jika sudah didiamkan di atas air yang di alasi kain, keluarkan bikang dari cetakan.

Selanjutnya untuk membentuk bikang menjadi mawar, siapkan gelas sebagai penyangganya dan simpan tutup botol air mineral di bagian tengah atas atau permukaan bikang. Lalu, gunting menggunakan bagian ujung gunting saja. Gunting bentuk bulat, serta  gunting 6 atau 8 kelopak dibagian pinggirnya. gunting sedikit saja, pastikan jangan sampai putus. Tarik kelopak secara perlahan sampai mekar dan berbentuk mawar .


Yeay! Kue bikang mawar yang cantik selesai dibuat dan siap untuk di sajikan. Selamat mencoba dirumah.

Jika penjelasan diatas masih kurang jelas, silahkan tonton Resep Kue Bikang Mawar (Cara Tradisional LENGKAP) berikut ini:


Terimakasih ^_^ .

0 comments:

Post a Comment